17 Oktober 2011

Alasannya apa?

Boleh tau kan alasannya?
Karena setiap perbuatan, perkataan, sikap dan tindakan selalu berdasar pada sebuah jawaban atas kenapa.
Ga boleh bohong, karena bohong tak akan membantu apapun. Hanya akan saling melukai saja.

Kenapa?
Tak bertanya bagaimana, karena urutan pertanyaan akan dimulai dengan kenapa, bukan bagaimana, kok bisa dan sebagainya.

Bergegaslah.
Setiap waktu membutuhkan jawaban.
Untuk pelajaran.
Untuk kita.
Untuk semua.
Untuk bisa hidup.

(tring..bunyinya tiba juga..kapan? don't know)

16 Oktober 2011

Time Will Heal..

Kata orang ya begitu..setiap ada kesulitan dan ujian yang terlampau berat, dan ingatannya bisa berhari, berbulan, bahkan bertahun..kalimat bijak ,'Time Will  Heal"...jadi kalimat sakti pencerah jiwa. Waktu lah yang akan menyembuhkan setiap luka, kesakitan, kepedihan, kekecewaan, ketidakpercayaan, nyeri yang sangat.

Benar tidak?

Hanya hati yang mampu menjawab. Dan bukan akal yang bisa mengkondisikannya. Karena emosi selalu bergerak, berputar, berpilin dalam hitungan detik di setiap hidup kita.

Mencari berbagai cara untuk melupakan, tidak akan membantu. Dia hadir seperti jejak, seperti bekas, seperti adanya. Yang bisa hanya BERDAMAI dengannya.

Mungkin?

Entah.

14 Oktober 2011

Ada yang Menangis

Dia, masih 16 tahun. Sosok SMA yang gaul, trendy, berkecukupan dan memiliki "kekurangan". ABK mungkin istilah yang jarang di ketahui umum. Anak Berkebutuhan Khusus padanannya. Saya sendiri kenal istilah ABK karena beberapa kali diskusi dengan suami yang menjadi guru di sebuah Sekolah Dasar, dan beberapa murid disana digolongkan kedalam ABK. Sehingga dalam proses pembelajaran membutuhkan guru helper, atau guru pendamping.

Yang ini, memang sudah 16 tahun. Laki-laki menuju dewasa. Berinteraksi dengannya diawal-awal memang agak mencurigakan ^_^ tak seperti tingkah polah anak usia SMA di sekitarnya. Belakangan baru tahu bahwa secara emosi dan mental anak ini memang masuk kategori ABK.

Buat saya sih, dia tetap dia. Terlepas dari normal dan tidak normal. Toh cuma penggolongan saja. Mungkin ilmu psikologi bisa sangat detail menjelaskan. But for sure..he is a man.

Hari ini dia curhat...
"Bu, kemaren lihat aku nangis kan?"
"Ohya, kenapa?" (pertanyaan standar)
"Pacar aku selingkuh, aku patah hati!" (ekspresi geram dan marah)

Lantas dia menyanyi sambil main organ dan menunjuk-nunjuk facebook pacarnya...

Oh..dia patah hati rupanya.

(Semacam pengertian)
Nak..besok lusa, jika patah hati lagi..menangislah, marahlah, kecewalah, gelisahlah..dan setelah itu kemudian tersenyum kembali ya ^_^

Me-MUNCUL-kan

Hayoo! Gimana caranya bisa terus "hadir" dan "memunculkan" diri seperti itu dalam kehidupanku.

Ku harus menghilangkan nomorna...ah rasanya stupid I'am

Ku harus menghilangkan komunikasi...ah ini (agak) sedikit bisa.

Ku harus menghilangkan dari perjalanan hidupku..ah ini (luarbiasa) sungguh sulit

Ku harus menghilangkan bayangannya...aha..siapakah aku?

Ku harus menghilangkan sosoknya...ah...pembunuh dong!

(dalam kondisi kebingungan yang tidak seharusnya..)

Belanja

Yang enak kalo jadi perempuan tuh, bisa shopping kapan saja, alias belanja setiap saat. Bukan soal nilai rupiah yang dikeluarkannya. Bukan soal barang yang dibelinya. Bukan ada ga ada nya uang juga, hoho. Tapi soal KEPUASAN. Walaupun judulnya hanya sekedar window shopping, teteup menyenangkan.

Memang beda kalo bisa membeli sesuatu yang diinginkan dan di idamkan sejak lama. Harga boleh mahal, kualitas boleh terjamin, selama mampu beli..hantam saja. Nah, lain soal kalau ada yang ingin di beli, apa daya uang di dompet pas-pas an. Tinggal menghitung waktu untuk nabung atau mulai merelakan KEINGINAN pergi begitu saja (ini susah sodara, hiks)

Memikirkan antara PERLU, BUTUH dan INGIN memang akan selalu memusingkan. Jadinya..tanya saja SANG NURANI...kalau mengajak pada keperluan dan ada, ya beli. Kalo mengajak pada kebutuhan dan ada ya beli, juga kalo mengajak pada keinginan dan ada..beli saja. Selanjutnya mari BERDOA..memohon rezeki kembali dan sekali lagi memaksimalkan usaha kita untuk mendapatkan rezekinya.

Ada yang bilang..."Untung kita bisa memiliki sesuatu hari ini, ketimbang kita tersiksa karena keinginan tak tercapai, setidaknya kita PERNAH punya sesuatu itu.." Hmm..quote yang spekulasi!

Menyenangkan siang ini ^_^

Moving..all the time!

Nah, di multiply (wahana menulis saya yang lain). Menulis juga tentang pindahan ini.

Di sini saya cuma pengen curhat ala ibu-ibu rumah tangga yang sedang berusaha meng-efisienkan dana rumah tangga- hehe.

Rava sudah 4 bulan ini BERMAIN, TIDUR, BELAJAR di sebuah PGTK. Usia 2 tahun 8 bulannya tentu tak membuat saya berharap dia bisa sepintar dan secerdas ayah ibunya, hoho.
PGTK kami maksudkan sebagai sebuah tempat untuk BERSENANG-SENANG selama kami bekerja di tempat yang berbeda. (Mengerikan kalo dibilang, kami menitipkan anak selama bekerja), karena bagaimanapun anak adalah tanggungjawab orangtuanya. Saat ini, baru PILIHAN seperti ini yang bisa kami ambil dan pertanggungjawabkan.

Seminggu ini, kami berfikir ulang dan menghitung segala sesuatunya. Munculah keputusan memindahkan Rava ke PGTK yang lain. Yang tentu saja membantu menjadi solusi urusan rumah tangga juga...dasar efisiensi dan penghematan plus peran pendidikan menjadi beberapa alasan kepindahan ini.

Maka, mulai tanggal 17 Oktober 2011 ini Rava beralih tempat bermain, belajar dan bersenang-senang. Adaptasi yang baik ya Nak, karena kamu cerdas  personal, easy for you to do that..hehe!

13 Oktober 2011

Banyak CARA

Betul!
Kalo mau pinter, banyak cara ternyata untuk bisa belajar, GRATISS!
1. Baca koran di perpustakaan.
2. Pinjam buku teman (hehe, gw banget)
3. Browsing pake internet yang di area hotspot gratis..(asyik)
4. Googling deh situs/web temen yg punya blog 'enak dibaca', dan sarat ilmu...
5. Ngobrol ngalor ngidul soal politik, pendidikan, keluarga, keIslaman sama siapa aja yang ditemui dan punya waktu luang (terutama para ustadz/ustadzah yang rajin ngasih ilmu gratis)
6. Cari-cari rubrik konsultasi tentang apapun..dijamin tanpa kita curhat soal masalah kita, solusi udah dapet (karena setiap masalah ternyata punya kesamaan, hoho)
7.  Niatkan untuk PINTAR dan CERDAS, agar kita juga MANFAAT untuk berbagi ILMU dengan orang lain.

Nah, ternyata belajar GRATIS juga bisa dilakukan kalo kita mau.
Peace!