2 November 2011

2011 menuju 2012

Tinggal landas tahun kalender normal tinggal 2 bulan lagi saja.
Orang suka melakukan evaluasi di tahun sebelumnya dan merencanakan di tahun berikutnya.
Dua hal ini selalu jadi resolusi utama, agar hidup berjalan sesuai dengan rencana.
PERUBAHAN menuju LEBIH BAIK.

Ah, tapi ada juga yang tak peduli dengan Evaluasi, pun Merencanakan. Hidup tinggal di jalani saja sesuai apa adanya dan ada apanya. Let it flow! Mengalirlah seperti air. Ada riak dihadapi, ada badai dilalui, ada hening juga di tempuh.

Yo wis...sakarepmu! Hehe. Bebas-bebas saja. Toh hidup juga milik masing-masing. Tanggungjawab masing-masing. Segala sesuatunya selalu ada resiko. Pilih ini bakal begini, pilih itu bakal begitu. Pintar-pintar saja.

Angka hanya berubah lebih maju. Tambahan usia di status kita juga terus meningkat. Dunia sudah berat dengan manusia..bermilyar..berjuta...penuh sekali ternyata. Sudah begitu, harus berbagi dengan makhluk yang lain (jenis binatang, tumbuhan, makhluk ghoib juga). Sarat, seperti angkot yang dijejal terus menerus. Siklusnya juga masih seperti KELAHIRAN dan KEMATIAN. Ada yang tumbuh dan ada yang berguguran.
Selalu seperti itu.

Maka kepada siapa lagi kita harus berlindung dari setiap hiruk pikuk dunia di tahun selanjutnya...selanjutnya..selanjutnya (jika diperkenankan hidup)...selain kepada Allah saja!

Bergegaslah untuk bertemu, ngobrol, bercengkrama, curhat, mengadu dengan-Nya saja ^_^


Private

Hore..akhirnya bisa menulis ini juga...senang...senang..senang!!!

Tahun 2007 saya lulus dari STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Siliwangi Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Then, harusnya sayah teh jadi guru, mau di SD, SMP atawa SMU. Nyatanya mah, terdampar di Pesantren Daarut Tauhiid dari tahun 1998. Jadi saja, profesi yang matuh (netep) di seputar administrasi, keuangan. Office banget lah! Punya Akta 4 merupakan kebanggaan (hahay, sekarang mah padahal udah ga laku lagi eta Akta teh, tergeser oleh sertifikasi). Tapi tidak apa-apa, saya juga tidak berusaha melamar jadi guru, kalau melamar jadi PNS mah iya (eh, sama aja kali ya, pan kalo di terima di PNS, ujung-ujungna jadi guru oge ^_^).

Namun, darah mengajar memang sudah mengalir di jiwaku (hoho, lebay pisan!). Lha, buktinya profesi saat ini pengajar private di Muslimah Center DT...awalnya di Dept. Pendidikan DT. Jadi sudah hampir 6 tahun ( 2005-2011) sayah teh jadi tukang konsultan (cie). Walaupun secara SK saya tergabung di Pesantren dan di amanahi Kepala Bagian Perpustakaan DT (Agustus 2011 sd...duka teuing). Pokoknya, saya pengajar private..kekeuh.

Macam-macam yang sudah ketemu dan "berbagi" (kurang suka juga kalau disebut pemateri/pengajar/pendidik/ustadzah), secara sayah na masih berantakan juga gitu lho. Kagak sholehah-sholehah banget...masih terlalu banyak kekurangan dan kelemahan, juga masih suka di goda syetan. Jadi saya lebih suka menyebut profesi ini dengan "konsultan palsu", haha.

Yang belajar private ( belajar sendiri, bukan kelas). Hampir 85% memang ingin personal belajarnya. Da kebutuhannya juga beda-beda. Ada yang ingin belajar saja, menggali Islam dan belajar Islam. Ada yang memang butuh curhat, dan butuh didengarkan saja. Ada yang karena disuruh sama keluarganya. Ada juga yang karena kepepet kebutuhan harus memasuki kehidupan baru (aha!). Jadi maksud dan tujuan private beragam, tergantung orang dan latar belakangnya.

Mulai dari usia 10 tahun sudah ada yang saya ajar ( Halo Iqbal, Halo Iqra, mereka dari negara berbeda, yang satu Indonesia, den Iqbal. Yang satu dari India (Iqra)). Senang sekali mengajar anak kecil seperti mereka. Bisa bermain sepuasnya..haha!

Muslimah usia 13 - 55 tahun pun kemudian menjadi hari-hari saya selama 6 tahun itu. Mulai dari Jakarta, Lampung, Pontianak, Gorontalo, Brebes, Bekasi, Riau, Makassar, Surabaya, Bandung, Cianjur, Garut, Sukabumi, Bangka, Tegal, dan saya  belum pernah mengajar muslimah dari Papua sodara..padahal pengen banget, hehe!

Beberapa dari luar negeri : Hanna and Zeni Australia. Ika Amanda dari Sidney. Iqra yang dari India. Dita dari Texas, Aliysa & Atalia dari Malaysia. Sumbul dari Jerman. Oh, there are awesome, really!

Berbagi dengan mereka, kamu seperti memasuki sebuah kehidupan dengan segala hiruk pikuknya. Perempuan tangguh dari masa ke masa. Dari mereka selalu ada "pelajaran sangat berharga". Menjadi dewasa dengan semua pengalaman mereka. Menjadi haru, menjadi biru, menjadi bahagia karena masih terjalin silaturahim, menjadi senang karena ilmu yang sedikit kumiliki ini bisa kubagi. Menjadi kerdil karena mereka begitu besar. Masing-masing punya "cerita", punya "rahasia", punya "makna". Dan dengan semuanya kita belajar HIDUP bersama. Berbagi.

Dan kepada Allah semua rahasia dikembalikan, semua kebahagiaan di pinta, semua keluh kesah di sampaikan.
Allah ada dan hadir untuk kita, yang sedang belajar, yang sedang lemah, yang sedang sedih, yang terluka, yang kecewa, yang marah, yang meradang, yang terdzalimi, yang bangkit, yang tak menyerah, yang siap dengan setiap takdir.

Saudaraku (rekan-rekan) private ku...aku mencintaimu karena Allah yang membagi cinta ini untukmu. Mari kita berjuang bersama..menjadi muslimah kebanggaan Allah dan Rasul-Nya.

Bismillah!

(Reuni yuk, heu)

Fragile

Something that you don't want to do is...


Mudah sekali kita "PECAH" oleh sesuatu, baik dalam diri kita maupun diluar diri kita. The trouble maker named "MASALAH". Ah, setiap orang selalu punya masalah dalam hidupnya.

"Hari ini gw bokek, pinjem duit dong!"
(Sure, masalah dia kagak punya uang dan berniat pinjam sebagai solusi).

"Kenapa sih orang itu menyebalkan...benci aku!"
(Hah, tak suka dengan sifat dan tindakan seseorang. Muncul kebencian)

"Pusing! Rasanya lelah dengan hal ini!"
(Jeritan putus asa diambang kelelahan akan aktifitas yang sama atau karena ada masalah dengan di sekitarnya).

Ya. Tetep, setiap kita menemukan masalah masing-masing. Dengan dirinya ( egois, pemarah, pecemburu, boros, dll)..atau dengan lingkungan (sekolah, kuliah, kerja, rumah, tetangga, keluarga, komunitas). ..atau dengan apapun (terserah kamu!).

Hati seperti kaca. Mudah pecah jika disentuh tak hati-hati. Dia kadang bergejolak dengan emosi, dengan rasa, dengan cinta, dengan kepayahan, dengan kesenangan, dengan penderitaan, dengan kesal dan dengan brutal.

Hidup kita seperti kaca. Mudah pecah jika disentuh sembarangan. Tidak lembut, tidak peka, grasa-grusu. Akhirnya..PRANGG!!! berantakan.

Manusia seperti sebuah kaca yang harus diperlakukan dengan HATI dan HATI-HATI. Banyak orang di sekeliling kita yang memiliki HATI SELUAS SAMUDERA (Aha!), dengan cintanya, dengan kasih sayangnya menebarkan kebaikan kepada orang lain, agar mereka tersenyum, bahagia dan tertawa. (Tengok Rumah Belajar Sahaja Cimahi, dan dimanapun). Ada relawan-relawan yang berjibaku dengan anak-anak jalanan setiap harinya. Berbagi indahnya hidup dengan mereka. (SALUT!)

Manusia juga seperti sebuah kaca tembus peluru. Yang memang susah ditembus dengan kejernihan. Terlalu keras, terlalu pekat, terlalu bebal untuk DIBERITAHU. Butuh proses, butuh waktu untuk meluluh lantakannya. Atau butuh senjata canggih untuk menghancurkan ketebalannya.

Ayo. Pilihlah jenis FRAGILE seperti apa yang kita inginkan. Tak apa. Pilihan manapun sah-sah saja.


1 November 2011

Suami Jagoan

Woho...ini keren!
Bener!
Kamu tau rasanya di selamatkan mati-matian (emang beneran mau mati), sama suami alias pasangan hidup kamu sampai bisa "Hidup Bahagia Selama-lamanya."?

Welldone, tonton film tegang ini. Sang istri dituduh membunuh bosnya di kantor. Sang suami kekeuh tak percaya kalo istrinya pembunuh. "I know u!" kata suaminya. so sweet ^_^.

Hayoo, yg bener : istrinya yang bohong, atau suaminya yang stupid dan terus mempercayai istrinya?
Sumpah, dari awal sampe akhir ni film ga ketebak ending-endingnya.

Then...wanna know..tonton aja. Walau cuma dvd bajakan (haha). Enjoy aja!



Dengan Berbeda

Membacamu hari ini. Aku meradang.
Membacamu kemarin. Aku semakin kalut.
Membacamu saat ini. Aku merasa mulai cerah.

Jika membacamu waktu itu. Aku tak sempat geram.
Jika membacamu kemarin-kemarin. Hoho...mungkin aku naif.
Jika membacamu saat ini. Itu murni keputusanku

Jadi jangan salahkan aku yang telat membacamu. Hitam sudah mengalir diantara kita jauh sebelum aku ingin membacamu.

Memang sudah seharusnya seperti itu.

Takdir ini sudah seharusnya lebih indah dari apapun.

Ah, manusia!

Kamu aneh!!!

Bbymanda...

13th Years Old.
Sidney.
Funny and Cute
Love to laugh
Addicted with  french fries

We met. Actually.
In this room.
Enough for understand each other.
There's you babe.
And it's me.

Be strong! I said.
It's not your guilty
It's not should be like that
But you have to face it, however

Then be tough.
Even we only met for several times in this month
I do believe that you can handle your life in those age

Love u, sister!

Sakit

Ini soal ibu yang sakit.
Flu berat dan pusing. Lalu ibu mengerjakan apa: Memasak tetap, mencuci, menjemur, beres-beres, mengurus anak dan bapak. Hoho..itu tetap saja berlaku. Whether you health or sick. Cause that's a mother should do ^_^
Just enjoy!
Almost 3 days...Alhamdulillah.

Ini soal Rava yang demam.
Sabtu malam hingga minggu malam. Naik turun.Naik turun.
Mengigau, menceracau. Lemas walau semangat bermain tetap tinggi.
Hari ini sudah sehat. Kembali sekolah. Kembali bermain. Senangnya.
Alhamdulillah.