3 November 2011

Cinta Semusim

Novelnya belum lagi saya baca. Ifa Avianty merupakan salah seorang penulis yang saya kagumi karena kepiawaiannya meramu setiap kata, dan selalu ada makna di akhir cerita.

Tema utama novel ini : perselingkuhan.
Antara Feni-Widodo-Haris. Juga antara Rossa - Idris - Alita
Begitu jelimet.

-Karena kekurangan pasangan : penyebab perselingkuhan
-Karena kelebihan pasangan : juga penyebab perselingkuhan.

Membaca sinopsisnya saja sudah bikin gregetan. Iman kemudian menjadi solusi dari sebuah rumah tangga yang didera badai selingkuh. Baik itu hati maupun fisik.

Setiap lelaki dan perempuan memiliki peluang sama, kesempatan sama.
Setiap lelaki dan perempuan memiliki naik turun iman dalam hidupnya.

Namun, ada episode memilih dan solusi yang menjadi jalan keluar dari badai.

(Hiks, tak sabar segera ingin baca)

Lelaki dan Perempuan_Kesatu

Hai...aku perempuan.

Menjadi perempuan bukan pilihan. Kun fayakun, begitu saja! Begitupun lelaki..Kun, maka dia menjadi seorang lelaki.
Hanya ada dua jenis kelamin di dunia (normal) ini. Mari tidak berbincang dengan ketidaknormalan saat ini, dimana ada lelaki perempuan, dan perempuan lelaki. Kategori kelamin menjadi tidak jelas kalau sudah begitu.

Sore ini saja. Di pukul 15.51 WIB. Saya hanya ingin berbagi tentang perempuan. Menulis di blogspot dan multiply tentang perempuan tidak memuaskan sepenuhnya. Namun, dahaga tetap terpuaskan.

Beberapa dan banyak perempuan sudah saya temui. Keluarga saya yang perempuan hanya Ibu, Bibi dan Nenek saja. Tidak punya adik maupun kakak perempuan, juga saat itu hanya 1 orang sepupu perempuan. Otomatis keluarga besar saya di dominasi lelaki. Dari 7 lelaki, saya perempuan satu-satunya. Jangan bayangkan saya bisa feminim dan lembut. Lingkungan betul-betul mempengaruhi. Saya berjilbab, ya! Sayangnya masa kecil - memakai jilbab tetap berhormon lelaki lebih banyak ^_^
Tomboy orang bilang. Ah, suka-suka mereka saja, Toh, deep inside I'am a woman.

Perempuan kemudian lebih banyak hadir dengan judul teman, sahabat, rekan kerja, relasi, tidak ada musuh. Buat apa memusuhi perempuan. Saya baik kok..haha!
Orientasi saya berubah dari tomboy menjadi "sedikit" perempuan, saat memasuki SMK yang didominasi 99 persen oleh kaum ini. Menjadilah diri saya bermutasi menjadi "perempuan".

"Lebih enak curhat ke lelaki, dibanding ke perempuan...!" Hmm, bener sih, tapi ga juga..karena lelaki mikir pake logika dan perempuan mikir pake rasa. Jelas beda!

"Gaul ma lelaki lebih nyaman, ketimbang perempuan!" kalau unsur melindungi, bisa jadi. Tapi kalo ketemu lelaki yang berniat jahat. Waspadalah!

"Lelaki ga ribet. Perempuan bikin pusing!" Aha..sama saja lah. Lelaki juga bisa ribet, perempuan juga bisa menyenangkan.

-nanti di lanjut lagi ah tulisannya-


Dewi...

Dedew...aku, kita (Na, Nty, Ita, Ceu, dan teman-teman yang lain memanggilnya).

Sore ini bertemu dengannya, setelah bilangan hari dan bulan berlalu. Tahun-tahun ke belakang kami selalu bersama. Bekerja di tempat yang sama. Berbeda divisi saja. Dan yang menyatukan adalah kafe, bioskop, mall, rumah, tempat makan yang enak dan cozy, bahkan masjid Habiburrahman. Hangout bersama. Maklum, para jombloers saat itu ^_^ Jangan salahkan kami kalau berburu ikhwan juga jadi menu utama saat pulang kantor lalu memutuskan untuk makan dan hangout dimana sambil ngobrol seru...haha!

"Arah jam 9 tuh..lucu banget!" Hahay, Dedew komen di restoran cepat saji (kala itu). Bertiga saja kita menikmati makan malam sambil cuci mata (haduh, akhwat apa kita teh ya..hoho). Nah, yang jadi target malah balik liatin kita..sudah deh, geer abis..padahal mah ga sengaja lihat. Memori masa lalu.

Tahun berganti, status berubah, aktifitas tak lagi sama. Masing-masing sibuk. Berkelana kemana-mana. Ngumpul-ngumpul kemudian berjudul "reuni" saja. Kadang datang, kadang tidak. Namun silaturahim lewat HP tetap tak terputus, kecuali ada yang ganti nomor, heu!

Ada banyak kisah bersama Dedew. Mulai dari jatuh dari motor, da dia mah suka ngebut. Bari teu  liat-liat, jadi we..nubruk. Pulang malem-malem dari pameran buku (yg dibeli mah ga seberapa, tapi seru we). Pulang pergi Bandung-Garut, nginep rame-rame. Itikaf bareng di Pusdai, Masjid LIPI, Masjid Ukhuwah, Masjid Habiburrahman...dan juga...Belanja bareng..ngobrol kaditu kadieu sambil ngabaso. Banyak sekali.
Belum lagi episode saat Dedew sakit. Terberat dari semua yang terberat di persahabatan kami. Diujilah setiap kesabaran, kasih sayang dan komitmen kami satu sama lain. Disana kami hadir, menyaksikannya tak mengenali kami lagi, melihatnya dalam kondisi paling buruk, ngobrol yang tak nyambung, ketawa yang aneh. Disana kami bertemu optimis, bertemu harapan, bertemu dengan kesembuhan. Yakinlah, Allah menolong!

Hari ini, kami masih tertawa. Bercanda. Ngobrol dan bercerita tentang teman-teman kami. Mengenang masa lalu dan kini. Berbagi kabar dan aktifitas.

Kami menyayangimu Dew...tetaplah menjadi Dedew yang rajin tertawa, bersemangat mengkaji ilmu, juga rajin bisnis. Just the way you are. And we always beside you no matter how.

4 November

Esok tinggal bilangan jam saja.
Menyambut tahun ke 3 dengan berbagai tingkah polah kanak-kanak.
-Muhammad Radithya Sandy a.k.a Rava-
4 November 2011

Jadi, itu umurmu besok Nak. 3 Tahun sudah.
Di bulan yang sama ibu lahir. Berbeda tanggal dan tahun. Tapi darah kita sama. Mengalir di nafasmu, nafasku. Gen ku menurun padamu, juga gen ayah. Perpaduan dua manusia yang melahirkan manusia baru di jaman yang berbeda.

Ibu cenderung serba teratur, well manage kata orang. Dan memang serba ingin teratur, bahkan di rumah..risih rasanya melihat sampah, buku berantakan, jendela kotor, lantai basah. Ingin serba beres. Terencana.

Ayah orang yang detail, presisi dan banyak bakat. Menggambar, menyanyi, memainkan alat musik, berbahasa. Type yang diharapkan sekaligus ditakuti banyak perempuan ^_^

Kamu. Rava. Perpaduan unsur ibu dan ayah yang keduanya berbeda. Sisi-sisi sifat baik dan buruk kami bisa kamu lihat kan Nak. Itu hidup, tak selamanya pelangi. Terkadang badai dan masalah lebih mendominasi.

Kami berusaha menjadikanmu Rava seutuhnya, yang memiliki sifat dan karakter sendiri, yang hidup sesuai dengan fitrah Rava. Adakala gen kami menyatu di hidupmu. Namun, sesungguhnya Kamu berhak menentukan akan seperti apa kelak hidupmu di tahun-tahun selanjutnya.
Tugas kami mengawasi, mengontrol, memperhatikan, memberi kepercayaan, dan mendoakan segala yang terbaik.

Kami mencintaimu. Menyayangimu dengan segala apa yang kamu lakukan di 3 tahun terakhir.

Happy birthday cinta. Semoga Allah melindungimu selalu, selamanya, di hidupmu. hingga akhiratmu kelak. Amiin

Special Needs

Berkebutuhan khusus. Akan apa? Kenapa?
ABK = Anak berkebutuhan khusus. Kids with a special needs.

Disekitar saya tidak banyak. Hanya ada beberapa.
Disekolah suami ada banyak. Beberapa saya kenal baik.

Rasanya mereka normal saja. Bermain layaknya anak-anak. Tertawa, malu, marah, kesal.
Ada memang tindakan "aneh" yang diperlihatkannya. Nah, justifikasi aneh ini banyak versi dan pendapat. Tidak selalu sikap abnormal disebut aneh. Hobi mengintip, malu ketika ditanya, cenderung asyik mengerjakan sesuatu sendiri, bermasalah dalam belajar, terlalu aktif, tertawa ketika dipukul temannya, emosi tak terkendali, kesulitan berbicara dan mengekspresikan sesuatu...apa itu aneh menurutmu?

Saya bukan dari jurusan pendidikan luar biasa, juga bukan dari jurusan psikologi dan hal hal yang berkaitan dengan aspek jiwa manusia. Belum begitu layak berkomentar banyak ^_^.
Setidaknya hanya ingin berbagi. Bahwa mereka ada. Keluarga mereka ada. Kita hidup dalam lingkungannya. Memang tidak  bisa membantu banyak, pun jika membantu khawatir tidak tepat. Yang pasti, mereka makhluk ciptaan Allah yang punya kesempatan hidup yang sama.

Saya percaya, mereka akan tumbuh, besar, dewasa dengan adanya..dengan fitrahnya...Allah Maha Memberi Solusi atas apapun. InsyaAllah


2 November 2011

Kamu

Meloncat
Berlari
Mencoba hal baru
Ber-presisi dengan benda
Menyusun
Bergerak
Berceloteh
Membantah
Menangis
Mengigau
Meminta
Bercanda
Mencium
Memeluk
Marah
Sakit
Makan
Bermain
Minum
Belajar
Menggambar
Ah...akan bertambah pula setiap aktifitas kamu nanti nak, seiring 2 hari lagi menjelang 4 november nanti.


Hujan

Suka sekali. Walau sore ini jalanan basah, trotoar basah, lapangan basah. Hujan selalu mistis. Menimbulkan sensasi 'aneh' dan 'luarbiasa'. Tumpahan air besar dari langit yang hanya bisa ditampung oleh beberapa ember di rumah, hehe. Bunyinya kadang menakutkan, jika bergandengan dengan petir dan guludug. Ritmis rintiknya kadang bikin kangen, apalagi kalau lagi sendirian.

Sore. Hujan. Kehangatan bisa didapatkan dengan apa saja. Hot lemon tea misalnya. Dan semangkuk cuankie panas. Total belanja cuma 10 rebu perak saja. Nikmati saja sensasi hangatnya. Terasa hingga ke dalam hati, sudah begitu ditemani keluarga, teman-teman. Kami sibuk mengobrol dan bercerita saja. Dan hujan menjadi musik pengiring yang menyenangkan.

Ah, masih hujan. Kirain saya ngetik lama-lama begini, hujan mereda ^_^ Nampaknya sabar jawaban berikutnya untuk menenangkan ruang tunggu. 

Hujan, berhentilah saat tiba nanti kami di jemput ya, hehe!
(doa yang aneh)